Apakah mahasiswa IT selalu mempunyai sifat MTW-OS?
DARI judul di atas pasti
Anda bertanya apa sih sebenarnya MTW-OS itu? Pasti Anda bertanya dalam
hati apakah itu sebuah istilah IT atau sejenis aplikasi atau bahkan Anda
bertanya apakah itu sistem operasi baru. Jawaban ke semua itu adalah
salah alias kurang tepat hihihihi. Jawaban sebenarnya MTW-OS adalah
singkatan dari Makan telat, Tidur kurang, Waktu lupa, dan paling penting Online Selalu.
Pakar IT sekelas Ono W Purbo, Romi, Anton
P, dan lain sebagainya apakah mereka dulu semasa kuliah mempunyai sifat
MTW-OS ini. Sebenarnya proses menjadi seorang pakar IT pasti mempunyai
sifat MTW-OS itu, tapi kalau sudah jadi pakar dan sudah berkeluarga coba
deh kurangi sifat tersebut, jangan sempat anak dan istri menjadi
korban. hehehehe
Tidak bisa dipungkiri memang bahwa orang IT yang notabanenya yang suka coding dan networking pasti mempunyai kebiasaan ini. Bukan hanya mengerjakan tugas dari dosen tetapi menjadi hobi dalam melakukan riset (paling riset instal aplikasi, kalau rusak instal ulang hehehe). Sebuah riset atau orang IT lebih mengenal dengan sebutan oprek,
menjadi kebiasaan dilakukan pada malam hari, tambah malam tambah asyik
untuk melakukan sebuah riset, kadang tidak sadar jam sudah menunjukkan
pukul 4 shubuh. Bukannya shalat shubuh malah tidur sampai pagi dan
bangun kesiangan. “Jadi telat ke kampus nie, entar masuk jam 3,4 aja dah masih ada waktu untuk tidur lagi… hihihihi :D”
Tidak bisa dipungkiri dan sok benar,
kebiasaan yang ngak boleh di tiru nih.. kalau sudah suntuk dalam urusan
oprek kadang mulai deh lihat gambar-gambar yang aneh-aneh(tahu sendiri kan aneh itu gimana hihihi).
Tak sekedar oprekan biasa tetapi sebuah kerja sampingan seorang
mahasiswa yang harus menafkahin kuliahnya tanpa harus selalu bersandar
ke orangtua, mengerjakan proyek-proyek kecil di luar sehingga mahasiswa
sering lupa waktu dan lupa makan.
Lupa makan disini bukan berarti tidak
punya duit atau menipisnya budget bulanan. Tetapi kerjaan sampingan
tersebut menuntut deadline dan harus cepat selesai makanya sifat MTW-OS
itu selalu tumbuh dan mengakar setiap mahasiswa IT . Begitulah
kehidupan atau sisi negatifnya para mahasiswa IT, dan mereka tidak mau
dibilang pecundang atau produk gagal nantinya setelah tamat kuliah dan
mendapat gelar sarjana IT.
Tapi sekarang kok terbalik, MTW-OS ini
malah hanya dilakukan dikala mahasiswa sedang membuat sebuah penulisan
ilmiah atau sedang menyusun proyek akhir. Sebenarnya jauh sebelum itu
mestinya mahasiswa IT itu sendiri sadar diri dengan penguasaan coding
dan networking. Makanya kalau malam itu jangan asyik FB-an saja,
sekali-kali belajar coding kek, kalau berhasil jangan lupa di
dokumentasi di blog masing-masing.
Banyak pengajar atau dosen, untuk jurusan
S1 juruan computing yang salah dalam menerapkan kurikulum di fakultas
computing yang tidak berpedoman pada sistem kurikulum IEEE Computing Curricula 2005.
Salah satu contoh adalah pendidik yang mengajarkan banyak bahasa
pemograman, yang sebenanrya itu adalah mendidik mahasiswa tidak
menguasai satupun bahasa pemograman.
Tapi mending seh, jauhi deh sifat ini.
Belajar hidup teratur, selalu makan pas waktu , mahasiswa yang ngekost
agak susah nie kalau soal makan, kalau bulan muda makan ikan, giliran
bulan tua makan mie dan telor hihihi (kayak ngak pernah jadi mahasiswa aj lo).
Dan biasakan juga tidak tidur terlalu malam usahakan selalu bangun
shubuh-shubuh, slaksanakan shalat dan olahraga ala kadarnya. Okeh…
sumber:https://sukamikir.wordpress.com/2010/04/04/apakah-mahasiswa-it-selalu-mempunyai-sifat-mtw-os/#more-85
sumber:https://sukamikir.wordpress.com/2010/04/04/apakah-mahasiswa-it-selalu-mempunyai-sifat-mtw-os/#more-85

Testing
BalasHapusteasting 2
BalasHapusBagus
BalasHapus